Monday, April 25, 2011

Friday, April 22, 2011

Tarbiyyah & 10 Muwasafat Muslim

Tarbiyyah adalah kekuatan yang mampu

mengubah Duri menjadi mawar

mengubah cuka jadi anggur

mengubah sedih jadi riang

mengubah amarah jadi ramah

mengubah musibah menjadi muhibbah

Itulah tarbiyyah...

Sekalipun tarbiyyah telah ku uraikan

Dan ku jelaskan panjang lebar

Namun jika tarbiyyah kudatang

Aku jadi malu pada ketentuanku sendiri

Namun tanpa lidah tarbiyyah ternyata lebih terang

Sementara pena tergesa-gesa menusuknya

Kata-kata pecah berkeping-keping

Begitu sampai kepada tarbiyyah

Dalam menguraikan tarbiyyah

Aku terbaring tidak berdaya

Bagai keldai terbaring dalam lumpur

Tarbiyyah sendirilah yang menerangkan tarbiyyah & perntarbiyyahnya.


Biarpun melalui jalan tarbiyyah ini perlu melalui duri-duri yang amat memedihkan namun dengan nikmat kekuatan yang Allah swt berikan masih mampu untuk menyampaikan kebenaran pada yang memerlukan. Dakwah bukanlah suatu yang calang-calang bahkan suatu tanggungjawab. Pernahkah kita terfikir sejenak,adakah menyampaikan dakwah pada masyarakat itu penting???

Formula kebangkitan sesebuah daulah islamiah itu adalah dari pembinaan keperibadian muslim yang tersemat gagah didalam hati para daei. Factor utama adalah memperbaiki diri agar sentiasa kehadapan daripada manusia lain. Mahu atau tidak kita perlu meneliti aspek-aspek seorang daei muslim perlu ada dalam menjadi seorang muslim yang syumul. Antara sifat-sifat yang perlu ditanam kukuh dalam diri :-


1) Akidah yang sejahtera (Salimul Aqidah)

Sekecil-kecil syiriq yang kadang-kadang kita tidak sedar adalah “riya’” nauzubillah. Sentiasalah muraqabah kepada Allah dan mengingati akhirat, memperbanyakkan nawafil dan zikir. Di samping itu, jangan dilupakan tugas menjaga kebersihan hati, bertaubat, istighfar, menjauhi dosa dan syubhat.


2) Ibadah yang betul (Sahihul Ibadah)

Seorang da’ie perlu melakukan ibadat yang meninggikan roh dan jiwanya, perlu belajar untuk membetulkan amalannya dan mengetahui halal dan haram dan tidak melampau atau berkurang (pertengahan) atau dengan kata lainnya bersederhana dalam setiap urusan dalam kehidupannya.


3) Akhlak yang mantap (Matinul Khuluq)

Akhlak kita ialah Al-Quran dan ianya terserlah pada diri Nabi saw. Telah dijelaskan beberapa unsur oleh Imam Al-Banna dalam kewajipan seorang da’ie iaitu bersifat sensitif, tawadhu’, benar dalam perkataan dan perbuatannya, tegas, menunaikan janji, berani, serius, menjauhi teman buruk dan lain-lain.


4) Luas pengetahuan (Mutsaqqafal Fikri)

Seorang da’ie perlu berpengetahuan tentang Islam dan maklumat am supaya mampu menceritakan kepada orang lain perihalnya di samping perlu bersumberkan kepada Al-Quran dan Hadis serta ulama’ yang thiqah. Pesan Imam Banna:

“Perlu boleh membaca dengan baik, mempunyai perpustakaan sendiri dan cuba menjadi pakar dalam bidang yang diceburi.”

Selain itu, seorang da’ie perlu mampu membaca Al-Quran dengan baik, tadabbur, sentiasa mempelajari sirah, kisah salaf dan kaedah serta rahsia hukum yang penting.


5) Kuat tubuh badan (Qawiyyal Jism)

Firman Allah swt :-

“Dan persiapkanlah dengan segala kemampuan untuk menghadapi mereka dengan kekuatan yang kamu miliki & dari pasukan berkuda yang dapat menggentarkan musuh Allah swt,musuhmu & orang-orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya tetapi Allah swt mengetahuinya. Apa saja yang kamu infaqkan di jalan Allah swt niscaya akan dibalas dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dizalimi(dirugikan)”.(al-Anfal:60)

Sabda Rasulullah saw :-

“Mukmin yang kuat itu lebih baik dan lebih dikasihi Allah dari mukmin yang lemah, tetapi pada keduanya ada kebaikan.”


6) Mampu berusaha (Qadiran ala Kasbi)

Seorang da’ie walaupun kaya, perlu bekerja. Dia juga tidak boleh terlalu mengejar jawatan dalam kerajaan. Dalam keadaan tertentu, meletakkan jawatan dan meninggalkan tempat kerja mengikut keperluan dakwah lebih utama dari gaji dan pendapatan yang diterima. Selain itu, dia hendaklah sentiasa melakukan setiap kerja dengan betul dan sebaiknya (ihsan). Dalam soal kewangan, menjauhi riba dalam semua lapangan, menyimpan untuk waktu kesempitan, menjauhi segala bentuk kemewahan apatah lagi pembaziran dan memastikan setiap sen yang dibelanja tidak jatuh ke tangan bukan Islam adalah beberapa perkara penting yang perlu dititikberatkan dalam kehidupan.


7) melawan hawa nafsu (Mujahadah ala Nafsi)

Seorang da’ie perlu mempunyai azam yang kuat untuk melawan kehendak nafsunya dan mengikut kehendak Islam di samping tidak menghiraukan apa orang lain kata dalam mempraktikkan Islam yang sebenarnya. Perlulah diingatkan bahawa dai’e mungkin melalui suasana sukar yang tidak akan dapat dihadapi oleh orang yang tidak biasa dengan kesusahan.

“kerehatan bagi seorang rijal adalah kelalaian”


8) Tersusun urusannya (Munazzamun fi syu’unihi)

Untuk manfaatkan waktu dengan baik, maka timbulnya keperluan kepada penyusunan dalam segala urusan. Gunakanlah segala masa dan tenaga tersusun untuk manfaat Islam dan dakwah.


9) Menepati masa (Haarithun ala Waqtihi)

Sentiasa beringat bahawa waktu, nilainya lebih mahal dari emas, waktu adalah kehidupan yang tidak akan kembali semula. Mengimbau kembali sejarah di zaman dahulu, para sahabat sentiasa berdoa agar diberkati waktu yang ada pada mereka.


10) Bermanfaat pada orang lain. (Nafi’un li ghairihi)

Da’ie umpama lilin yang membakar diri untuk menyuluh jalan orang lain. Da’ie adalah penggerak kepada dakwah dan Islam. Masa depan Islam, hidup dan terkuburnya Islam bergantung kepada da’ie. Amal Islam seorang da’ie ialah untuk menyelamatkan orang lain daripada kesesatan. Da’ie akan sentiasa merasa gembira bila dapat membantu orang lain. Paling indah dalam hidupnya ialah bila dapat mengajak seorang manusia ke jalan Allah.

setiap muasafat ini sangatlah bergantung antara satu sama lain. sama-sama muhasabah samada ingin menjadi manusia yang pendirian dan seorang yang bertanggungjawab menyampaikan ISLAM atau sebaliknya. setiap kebaikan itu datangnya dari Allah swt,dan salah dan silap itu mungkin dari kesilapan diri sebagai hamba Allah swt yang lemah dan sring melakukan kesilapan.


wallahua'lam.... Sesungguhnya Allah menyintai hambanya yang professional...:-)

Sunday, April 10, 2011

Syair CINTA buatNya...

Tuhanku, tenggelamkan aku dalam cintaMu
Hingga tak ada sesuatupun yang menggangguku dalam jumpaMu
Tuhanku, bintang-gemintang berkelap-kelip
Manusia terlena dalam buai tidur lelap
Pintu-pintu istana pun telah rapat tertutup
Tuhanku, demikian malampun berlalu
Dan inilah siang datang menjelang
Aku menjadi resah gelisah
Apakah persembahan malamku Kau Terima
Hingga aku berhak mereguk bahagia
Ataukah itu Kau Tolak, hingga aku dihimpit duka,
Demi kemahakuasaan-Mua
Inilah yang akan selalu ku lakukan
Selama Kau Beri aku kehidupan
Demi kemanusiaan-Mu,
Andai Kau Usir aku dari pintuMu
Aku tak akan pergi berlalu
Karena cintaku padaMu sepenuh kalbu


Ya Allah, apa pun yang akan Engkau
Karuniakan kepadaku di dunia ini,
Berikanlah kepada musuh-musuhMu
Dan apa pun yang akan Engkau
Karuniakan kepadaku di akhirat nanti,
Berikanlah kepada sahabat-sahabatMu
Karena Engkau sendiri, cukuplah bagiku


Aku mengabdi kepada Tuhan
Bukan karena takut neraka
Bukan pula karena mengharap masuk surga
Tetapi aku mengabdi,
Karena cintaku padaNya
Ya Allah, jika aku menyembahMu
Karena takut neraka, bakarlah aku di dalamnya
Dan jika aku menyembahMu
Karena mengharap surga, campakkanlah aku darinya
Tetapi, jika aku menyembahMu
Demi Engkau semata,
Janganlah Engkau enggan memperlihatkan keindahan wajahMu
Yang abadi padaku


Ya Allah
Semua jerih payahku
Dan semua hasratku di antara segala
Kesenangan-kesenangan
Di dunia ini, adalah untuk mengingat Engkau
Dan di akhirat nanti, diantara segala kesenangan
Adalah untuk berjumpa denganMu
Begitu halnya dengan diriku
Seperti yang telah Kau katakana
Kini, perbuatlah seperti yang Engkau Kehendaki


Aku mencintaiMu dengan dua cinta
Cinta karena diriku dan cinta karena diriMu
Cinta karena diriku, adalah keadaan senantiasa mengingatMu
Cinta karena diriMu, adalah keadaanMu mengungkapkan tabir
Hingga Engkau ku lihat
Baik untuk ini maupun untuk itu
Pujian bukanlah bagiku
BagiMu pujian untuk semua itu


Buah hatiku, hanya Engkau yang kukasihi
Beri ampunlah pembuat dosa yang datang kehadiratMu
Engkaulah harapanku, kebahagiaan dan kesenanganku
Hatiku telah enggan mencintai selain dari Engkau


Hatiku tenteram dan damai jika aku diam sendiri
Ketika Kekasih bersamaku
CintaNya padaku tak pernah terbagi
Dan dengan benda yang fana selalu mengujiku
Kapan dapat kurenungi keindahanNya
Dia akan menjadi mihrabku
Dan rahasiaNya menjadi kiblatku
Bila aku mati karena cinta, sebelum terpuaskan
Akan tersiksa dan lukalah aku di dunia ini
O, penawar jiwaku
Hatiku adalah santapan yang tersaji bagi mauMu
Barulah jiwaku pulih jika telah bersatu dengan Mu
O, sukacita dan nyawaku, semoga kekallah
Jiwaku, Kaulah sumber hidupku
Dan dariMu jua birahiku berasal
Dari semua benda fana di dunia ini
Dariku telah tercerah
Hasratku adalah bersatu denganMu
Melabuhkan rindu


Sendiri daku bersama Cintaku
Waktu rahasia yang lebih lembut dari udara petang
Lintas dan penglihatan batin
Melimpahkan karunia atas doaku
Memahkotaiku, hingga enyahlah yang lain, sirna
Antara takjub atas keindahan dan keagunganNya
Dalam semerbak tiada tara
Aku berdiri dalam asyik-masyuk yang bisu
Ku saksikan yang datang dan pergi dalam kalbu
Lihat, dalam wajahNya
Tercampur segenap pesona dan karunia
Seluruh keindahan menyatu
Dalam wajahNya yang sempurna
Lihat Dia, yang akan berkata
“Tiada Tuhan selain Dia, dan Dialah Yang maha Mulia.”


Rasa riangku, rinduku, lindunganku,
Teman, penolong dan tujuanku,
Kaulah karibku, dan rindu padaMu
Meneguhkan daku
Apa bukan padaMu aku ini merindu
O, nyawa dan sahabatku
Aku remuk di rongga bumi ini
Telah banyak karunia Kau berikan
Telah banyak..
Namun tak ku butuh pahala
Pemberian ataupun pertolongan
CintaMu semata meliput
Rindu dan bahagiaku
Ia mengalir di mata kalbuku yang dahaga
Adapun di sisiMu aku telah tiada
Kau bikin dada kerontang ini meluas hijau
Kau adalah rasa riangku
Kau tegak dalam diriku
Jika akku telah memenuhiMu
O, rindu hatiku, aku pun bahagia

Thursday, April 7, 2011

Cinta Halal dan Hikmah Istikharah

Rasa cinta pasti ada, Pada makhluk yang bernyawa
Sejak lama sampai kini, Tetap suci dan abadi
Takkan hilang selamanya, Sampai datang akhir masa.
Perasaan insan sama, Ingin mencinta dan dicinta

Bukan ciptaan manusia, Tapi takdir yang kuasa
Janganlah engkau mungkiri, Segala yang Tuhan beri
**RENUNGKANLAH "ALBUM PELITA HIDUP III: ARTIS HIJJAZ"***

"Cinta ada kekuatan yang mampu..
mengubah duri jadi mawar, mengubah cuka jadi anggur
mengubah malang jadi untung, mengubah sedih jadi riang
mengubah setan jadi manusia, mengubah iblis jadi malaikat
mengubah sakit jadi sihat, mengubah bakhil jadi dermawan
mengubah kandang jadi taman, mengubah penjara jadi istana
mengubah amarah jadi ramah, mengubah musibah jadi mahabbah

Itulah dia Cinta.."

"Sekalipun cinta telah kuuraikan, dan kujelaskan panjang lebar, namun jika cinta kudatangi, aku jadi malu pada keteranganku sendiri..

Meskipun lidahku telah mampu menguraikan dengan terang, namun tanpa lidah, cinta ternyata lebih terang, sementara pena begitu tergesa-gesa menuliskannya, kata-kata pecah berkeping-keping begitu sampai kepada cinta, dalam menguraikan cinta, akal terbaring tak berdaya bagaikan keledai terbaring dalam lumpur..

Cinta sendirilah yang menerangkan cinta dan percintaan.."

**DIPETIK DARI FILEM "KETIKA CINTA BERTASBIH (1)"***

Melayari kehidupan dunia bagaikan melayari ombak yg sentiasa tidak tenang, dengan tenggelam timbulnya pelbagai perasaan dan emosi. Hanya DIA yang Maha Mengetahui kehebatan dugaan ini.

Terutama apabila dikaitkan dengan perasaan dan rasa cinta fitrah yg diciptakan Allah bersama-sama penciptaan kita di dunia ini, sama ada yg bakal dialami atau sedang dialami oleh sesiapa sahaja, terutama golongan remaja.

Pelbagai ragam disaksikan oleh seluruh dunia, akibat penangan cinta yg diibaratkan api menyala-nyala, yg mana lagi disimbah, lagi marak ia menyala. Sehubungan itu, utk memadamkannya terus pasti sesuatu yg mustahil utk dilakukan.

Namun, jika ini fitrah dariNYA, maka yg pasti DIA tidak akan menzalimi hambaNYA, dan sudah pasti tersedia satu panduan pengawalan kepada fitrah ini.

Sebagaimana diketahui, nyalaan api memang membahayakan jika dibiarkan, namun jika dikawal dan diekploitasi dgn baik, berbahaya akan bertukar menjadi bermanfaat, seperti utk dijadikan bara memanaskan badan, atau untuk dijadikan tempat memanggang.

Apakah panduan yg DIA sediakan itu? Jawapannya adalah sunnah Rasulullah SAW yg amat menggalakkan perkahwinan. Kerana hanya kahwin dapat membendung fitrah ini, cinta yg halal disebabkan satu ikatan suci.

Dalam mencari keredaanNYA, perjalanan utk mendapatkan cinta yg halal itu perlu diambil perhatian sebenar-benarnya agar tidak terpesong dek desakan dan hasutan Iblis dan konco-konconya dalam memperindahkan maksiat kpd Al-Khaliq SWT.

Oleh itu, di sini diberikan satu garis panduan dalam mendapat keredhaannya dalam menelusuri medan pencarian cinta yg halal, dengan berpandukan Ayat 235, Surah Al-Baqarah:

وَلاَ جُنَاحَ عَلَيْكُمْ فِيمَا عَرَّضْتُم بِهِ مِنْ خِطْبَةِ النِّسَاء أَوْ أَكْنَنتُمْ فِي أَنفُسِكُمْ عَلِمَ اللّهُ أَنَّكُمْ سَتَذْكُرُونَهُنَّ وَلَـكِن لاَّ تُوَاعِدُوهُنَّ سِرّاً إِلاَّ أَن تَقُولُواْ قَوْلاً مَّعْرُوفاً وَلاَ تَعْزِمُواْ عُقْدَةَ النِّكَاحِ حَتَّىَ يَبْلُغَ الْكِتَابُ أَجَلَهُ وَاعْلَمُواْ أَنَّ اللّهَ يَعْلَمُ مَا فِي أَنفُسِكُمْ فَاحْذَرُوهُ وَاعْلَمُواْ أَنَّ اللّهَ غَفُورٌ حَلِيمٌ

"Dan tidak ada dosa bagi kamu meminang wanita-wanita itu dengan sindiran atau kamu menyembunyikan (keinginan mengahwini mereka) dalam hatimu. Allah mengetahui bahwa kamu akan menyebut-nyebut mereka, dalam pada itu janganlah kamu mengadakan janji kahwin dengan mereka secara rahsia, kecuali sekadar mengucapkan (kepada mereka) perkataan yang ma'ruf. Dan janganlah kamu ber'azam (bertetap hati) untuk beraqad nikah, sebelum habis 'iddahnya. Dan ketahuilah bahwasanya Allah mengetahui apa yang ada dalam hatimu; maka takutlah kepada-Nya, dan ketahuilah bahwa Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyantun."

Walaupun ayat ini, diturunkan bagi penerangan cara melamar dan mengahwini wanita yg masih dalam iddah (dari penceraian hidup atau mati), namun caranya masih boleh dipraktikkan dalam pencarian cinta halal yg diredhaiNYA sentiasa.

Melalui rujukan Tafsir Ibn Kathir, berikut dinyatakan langkah yg perlu diambil perhatian sepanjang perjalanan mendapatkan cinta yg terbaik lagi halal, apabila seseorg lelaki berkenan kpd si dia (perempuan) sebagaimana dinyatakan dlm ayat di atas:

(1) Menyatakan perasaan melalui sindiran dgn kata2 kinayah/berlapik (tersirat) yg baik-baik

(2) Menyembunyikan perasaan di dalam hati dan hanya menyebut-nyebutnya di kalangan org lain, tidak kepadanya secara jelas.

(3) Dilarang sekeras-kerasnya membuat janji rahsia dengan melafazkan perkataan yg tidak sepatutnya secara jelas dan boleh membawa kelalaian dan kemabukan cinta, seperti melafazkan (Aku Cinta Padamu, dan Aku berjanji akan berkahwin dgn mu), tetapi memadailah sekadar kata-kata kinayah/sindiran yg baik (antara sindiran yg baik, saya tertarik/minat dgn mu!) dan yang penting disusuli dengan pengetahuan wali/keluarga.

Daripada langkah yang disebut jelas oleh Allah SWT sebagai panduan, perlu ditekankan juga, segala-galanya juga perlu disandarkan dengan pergantungan kepadaNYA iaitu dengan ISTIKHARAH. Yangg pasti, tiadalah penyesalan/kekecewaan/putus asa bagi yg meminta petunjuk keputusan dariNYA.

Dinasihatkan dalam sebuah athar :

ما خاب من استخار ولا ندم من استشار

Ertinya : Tidaklah rugi sesiapa yang beristikharah ( meminta petunjuk) dan tidak menyesal mereka yang bermesyuarat ( Al-Awsat, At-Tabrani, 6/365)

Dengan mengikuti cara-cara yang Nabi Muhammad SAW tunjukkan, dan dengan doa lengkap baginda ajarkan khas utk ummatnya, maka InsyaAllah di sana akan ada petunjuk terbaik.

Memadailah kita berusaha dengan strategi dan perancangan, dan selebihnya urusanNYA yg menentukan terbaik utk kita, kerana "Ada hal-hal yang harus difikirkan manusia, tetapi ada juga hal-hal yg BUKAN HAK manusia utk memikirkannya.."

Tentang jawapan atau petunjuk Istikharah, tidak menjadi kemestian melalui mimpi atau sebarang petunjuk tertentu, dan kadang-kadang/kebanyakan petunjuk mimpi bukanlah petunjuk yg paling tepat kerana kita bukanlah seseorg yg bersih hatinya, dan kemungkinan mimpi kita telah diganggu oleh Syaitan untuk memayahkan kita dengan jawapan itu.

Justeru, apa yang dianjurkan adalah istikharah diteruskan sehingga ikatan pertalian telah selesai dilaksanakan, dan jawapan sebenar kepada istikharah adalah kelancaran perhubungan kita dengan si dia, tanpa ada sebarang halangan di tengah-tengah jalan.

Berikut adalah beberapa bentuk jawapan yg bakal kita dapat hasil istikharah berterusan dan hikmahnya.

(1) Jika diberi petunjuk positif, maka Alhmdulillah. Dan teruskan istikharah dan sentiasa bersyukur kepadaNYA. Hikmahnya adalah TIADA RUGI..

(2) Jika negatif jawapannya, maka itu lah dia hikmah Istikharah iaitu TIDAK KECEWA.

(3) Jika lambat mendapat keputusan maka hikmah Istikharah iaitu TIDAK PUTUS ASA.

Wallahu'alam..

Kesalahan yg biasa dilakukan oleh dua pasangan dalam istikharah, di sini ditegur dan disyorkan penyelesaian seikhlasnya utk kedua-dua, sama ada lelaki atau perempuan:

(1) Sekiranya hasil istikharah menunjukkan ketidakselesaan (dan dia merasakan ini jawapan) pada hati kepada salah seorg, maka dinasihatkan memberitahu kpd pasangan dengan sebaik mungkin, dan diberhentikan..dalam masa yg sama istikharah diteruskan.

(2) Jika didapati jawapan adalah positif, maka digalakkan disegerakan perkahwinan berserta diteruskan lagi istikharah, agar tiada masalah di sepanjang pelaksanaan.

(3) Jika belum mendapat apa-apa kepastian jawapan, maka digalakkan meneruskan istikharah dengan lebih istiqamah.

Adalah menjadi kesalahan dan satu kesilapan besar apabila masing-masing membuat istikharah dan mendapat jawapan, tetapi menyatakan "Saya sudah melaksanakan istikharah, dan jawapannya tidak boleh diberitahu (dirahsiakan), cukuplah saya dan Allah sahaja yg mengetahuinya".

Kenapa kenyataan ini salah, walaupun seolah-olah jika kita perhatikan mempunyai unsur-unsur pergantungan yg tinggi kepada Allah?

Betul! pergantungan kepadaNYA begitu tinggi (hablun minallah memang hebat), tetapi ke mana pergi hablun minan nas. Tidakkah dengan jawapan "gantung tidak bertali" ini akan menyebabkan pihak yg sedang menunggu jawapan, tertunggu-tunggu. Dan ternanti-nanti, malah menyebabkan fikiran pihak itu terganggu dalam segala urusan, hati pihak itu juga tidak akan tenang.

Alangkah baiknya, jika berterus terang.

قل الحق ولو كان مرا

(Katakanlah benar walaupun pahit), kata-kata Hikmah ini memadai utk menjawab segala-galanya, kerana dengan berterus-terang dan jujur, banyaknya kebaikan dan manfaat untuk semua.

Cukup mudah disebut, tapi agak susah dilaksanakan..BERTERUS TERANG dan JUJUR..

Seterusnya, dinasihatkan kepada yang sedang mengalami masalah ketidakstabilan emosi dalam menghadapi gelombang cinta ini. Tiada cinta yg sebenarnya kecuali hanya selepas dihalalkan dengan ikatan pernikahan, dan untuk ke arah itu, persediaan mental dan fikizal amat penting.

Oleh itu, sebelum melayan alunan cinta, pastikan kita cukup bersedia dengan perancangan ke arah utk menghalalkan perhubungan, bukan sekadar mahu melayan mengikut tuntutan nafsu muda semata-mata.

Jika perancangan belum pernah terlintas atau perjalanan masih jauh, adalah dinasihatkan cubalah sedaya upaya mengawal arus deras cinta yg hanya bakal menghanyutkan.

Sekali kita hanyut, selamanya kita akan menyesal, kerana dibimbangi KAFFARAH (penghapusan) dosa akan diterima apabila kita berkahwin kelak. Memang alunannya mengasyikkan sebelum kahwin, tetapi apabila setelah kahwin, alunan ini akan bertukar menjadi sumbang dan menyakitkan telinga.

Kerana percayalah, modus operandi Iblis dan konco-konconya hanyalah mencantikkan serta memperindahkan maksiat, dan menghodohkan serta memburukkan ibadah.

Akhirnya, nasihat ringkas untuk semua yg terlibat dgn hal-hal ini, mulakan dengan ISTIKHARAH pada hari ini, bukan dengan menetapkan "nama si dia" tetapi memadailah dengan menyatakan kepadaNYA "jodoh terbaik untukku"..agar hasil istikharah kita yg berterusan itu, dan jawapannya adalah sesuatu yg terbaik bakal DIA takdirkan.

Bagi mereka yg sedang dalam lamunan dan hanyut ombak, fikir-fikirkanlah utk menghalalkannya, dan jika masih belum bersedia, jangan sesekali bermain "api".

Dan bagi yang belum tiada dan masih dalam proses mencari atau masih belum memikirkan, maka sentiasalah berdoa ada diketemukan yang terbaik dari sisiNYA, dan setiap takdirNYA itu dirangkaikan dengan keredhaannya semata-mata.

Satu analogi utk seseorg yg bersedia ke arah cinta halal atau yg sedang bercita-cita ke arah itu..

"Untuk menjadi nakhoda, apa yang penting pada mulanya adalah persiapan sebuah bahtera yang lengkap dan berusaha sedaya mungkin untuk melihat dari segenap penjuru tentang keadaan bahtera tersebut. Seterusnya, nakhoda juga perlu menyiapkan diri dengan ilmu-ilmu pengendalian bahtera, serta ilmu-ilmu teknikal yang berkaitan, agar dengan membawa masuk anak-anak kapal ke dalam bahtera seterusnya berlayar, dapat menjamin keselesaan mereka semua. Yang pasti setiap bahtera berlainan nakhoda dan berlainan lautan menjanjikan pelbagai peristiwa/dugaan yang bakal ditempuh, dan ini semua diatasi dengan ilmu-ilmu yg telah dilengkapi sebelum ini.."

"jika hanya mendayung sampan, jangan sesekali menduga lautan dalam, jika hanya persediaan terlalu sedikit dan masih belum tetap pendirian serta keyakinan, jangan sekali mencuba utk memasuki alam perkahwinan yg menanti dgn 1001 warna kehidupan.."

Walau bagaimanapun, SABAR, TAWAKKAL & TAQWA itulah kunci segala-galanya..

اللهم إني أسألك حبك وحب من يحبك وحب ما يقرني إليك وأدخلني الجنة مع الحب

Ya Allah, aku memohon kecintaanMU, kecintaan orang yang sentiasa mencintaiMU, kecintaan apa sahaja mendekatkan diriku kepadaMU, dan masukkanlah aku ke syurga bersama-sama kecintaan itu..

- Artikel iluvislam.com

Wanita...

Wanita...

KEISTIMEWAAN BUAT WANITA...

*sekadar renungan buat insan yg bergelar wanita ketahuilah betapa istimewanya menjadi seorg wanita.betapa bertuahnya menjadi wanita.bersyukurlah kita kepada Illahi...

-sekiranya wanita mati dlm masa 40hari slps bersalin dia akan dikira sbg mati syahid.
-wanita yg mmberi minum susu kpd anaknya drpd badannya akan dapat satu pahala drpd tiap2 titik susu yg diberikannya. -jika wanita mnyusui anaknya smpi tempoh 2 1/2 tahun,maka malaikat2 dilangit akan mnyebarkan berita bhwa syurga wajib bgnya.
-jika wanita mmberi susunya kpd anaknya yg sedang menangis,Allah akan mberi pahala satu tahun solat baginya. -wanita yg mhabiskan tidur malamnya yg tidak selesa krn mjaga anaknya yg sakit akan mdapat pahala seperti mbebaskan 20 org hamba.
-apabila mencuci pakaian suaminya maka Allah mencatat bgnya 1000 kebaikan dan mngampuni 2000 kesalahannya bahkan segala sesuatu yg disinari sang suria akan meminta keampunan bgnya dan Allah akan mngangkat 1000 darjatnya. -seorg wanita yg solehah lebih baik drpd 1000 org lelaki yg tidak soleh,dan seorg wanita yg melayani suaminya selamanya seminggu maka ditutup bgnya 7 pintu neraka dgn dbuka bgnya 8 pintu syurga dan dia dapat dari mana2 shj tanpa dihisap.
-mana2 wanita mnunggu suaminya pulang disapu mukanya,dihamparkan duduknya atas mnyediakan makan minumnya atau mrenung ia suaminya atau memegang tanganya mperelokkan hidangan pdnya,memelihara anaknya atau mmanfaatkan hartanya kpd suaminya krn keredhaan Allah maka disunatkan bgnya tiap2 kalimah ucapannya tiap2 langkahnya dan setiap renyngannya pd suaminya sbgimana mbebaskan seorg hamba.pd hari khiamat Allah kurniakan Nur sehingga Tercengan wanita mukmin semuanya atas kurniaan Rahmat itu.